Tips Pertolongan Awal untuk Penderita Diare

diare

Orang yang mengalami diare akan disertai rasa mulas di perut. Diare merujuk pada pembuangan tinja yang lembek atau cair, dan terjadi proses buang air besar (BAB) lebh sering dari keadaan normal. Penderitanya dapat BAB minimal 3 kali dalam 24 jam. Selain itu, penderita cenderung merasa lemas akibat banyak cairan yang terbuang lewat BAB.

Diare adalah proses alami dari tubuh untuk mengeluarkan racun yang masuk ke sistem pencernaan. Pemicunya cukup beragam seperti infeksi bakteri, makanan yang tercemar racun, salah minum obat, stress, dan lain-lain. Biasanya diare segera sembuh saat semua racun dikeluarkan.

Namun selama terjadi diare, tetap harus dilakukan perawatan. Pasalnya, jumlah cairan tubuh yang terbuang terbilang banyak. Kalau masih ditambah penderita tidak mau makan atau minum, kadang mengalami muntah karena tingginya asam lambung. Dalam posisi seperti ini, jumlah cairan tubuh makin banyak terbuang.

Dikutip dari Detik Health, pertolongan pertama untuk penderita diare seperti berikut, yang merujuk pada buku ‘First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat” karya Stanley M. Zildo:

  1. Untuk mengisi kembali cairan tubuh, berikan minum yang banyak. Minimal berikan sekitar 60 mL setiap dua jam sekali. Tubuh tidak boleh dehidrasi.
  2. Diare yang berlangsung lebih dari 1-2 hari, disertai dengan penurunan jumlah air seni dan frekuensi kencing, segera saja periksakan penderita ke rumah sakit. Hal tersebut menunjukkan gejala dehidrasi.
  3. Selama masih diare, konsumsi makanan lembut dan hindari makanan padat.

Advertisements
Tips Pertolongan Awal untuk Penderita Diare | Komin Putet | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better