Tipe Tipe Busi Sepeda Motor | Lengkap

Macam Macam Tipe Busi Sepeda Motor – Busi merupakan elemen yang penting dalam proses pengapian sepeda motor. namun tahukah anda jika banyak jenis jenis busi yang tersedia di pasaran. apa yang membedakan dan bagaimana cara kerja masing masing tipe/model busi motor tersebut. dan bagaimana cara kerja busi serta pengertian dan penjelasan dari beragam tipe busi pada motor. semua kami jelaskan di ulasan artikel kali ini.

Tipe tipe busi sepeda motor memang cukup beragam, masing masing busi memilik kelemahan dan keunggulan. mungkin pengetahuan tentang model dan macam macam tipe busi dibawah ini bisa membantu anda memperbaki sendiri motor andayang mengalami kerusakan pada bagian busi. nah, terdapat beberapa macam tipe busi yang digunakan pada sepeda motor, diantaranya . . .


Tipe Tipe Busi Sepeda Motor :


a. Busi Tipe Standar (Standard Type)

Busi dengan ujung elektroda tengah saja yang menonjol keluar

dari diameter rumah yang berulir (threaded section) disebut busi

standar. Ujung insulator (nose insulator) tetap berada di dalamnya

(tidak menonjol)

Tipe busi ini biasa-nya cocok untuk mesin-mesin dengan tahun
pem-buatan lebih tua


b. Busi Tipe Resistor (Resistor Type)

Busi dengan tipe resistor merupakan busi yang dibagian dalam

elektroda tengah dekat daerah loncatan api dipasangkan

(disisipkan) sebuah resistor (sekitar 5 kilo ohm). Tujuan

pemasangan resistor tersebut adalah untuk memperlemah

gelombang-gelombang elektromagnet yang ditimbulkan oleh

loncatan pengapian, sehingga bisa mengurangi gangguan

(interferensi) radio dan peralatan telekomunikasi yang dipasang

disekitarnya maupun yang dipasang pada mobil lain


c. Busi dengan Elektroda yang Menonjol (Projected Nose Type)

Busi dengan elektroda yang menonjol maksudnya adalah busi

dengan ujung elektroda tengah dan ujung insulator sama-sama

menonjol keluar. Suhu elektroda akan lebih cepat naik dibanding

tipe busi standar karena busi tipe ini menonjol ke ruang bakar,

sehingga dapat membantu menjaga busi tetap bersih.

Selain itu, pada putaran mesin yang tinggi, efek pendinginan yang

datang dari campuran bahan bakar (bensin) dan udara akan

meningkat, sehingga dapat juga membantu menjaga busi

beroperasi dalam suhu kerjanya. Hal ini akan mempunyai

kecenderungan mengurangi pre-ignition. Busi tipe ini cocok untuk

mesin-mesin modern namun tertentu saja. Oleh karena itu, hindari

penggunaan busi tipe ini pada mesin yang tidak

direkomendasikan karena dapat menyebabkan gangguan pada

katup maupun piston serta kerusakan mesin.


d. Busi dengan Pengeluaran Percikan dari Dua Sisi atau ke Body

(Semi-Surface Discharge Plugs)

Busi tipe ini dirancang agar lintasan percikan bunga api yang

terjadi melompat ke sisi elektroda atau langsung ke body. Hal ini

akan membantu menjaga busi tetap bersih karena percikannya

efektif mampu membakar setiap deposit (endapan) karbon.

Dengan menggunakan elektroda negatif yang berada di sisi bisa

membantu membakar campuran bensin dan udara lebih

sempurna karena ujung elektroda tengah tidak tertutup elektroda

negatif tersebut.


e. Busi dengan Elektroda Platinum

Kemampuan pengapian yang telah dijelaskan juga berlaku untuk

busi dengan ujung elektroda platinum. Ujung elektroda tengah

dan elektroda masa dilapisi dengan lapisan platinum untuk

memperpanjang umur busi. Tipe busi ini sudah beredar dan

sering digunakan meskipun harganya lebih mahal.

Perbedaannya dengan busi biasa yaitu sebagai berikut:


1) Untuk menyempurnakan kemampuan pengapian, maka

diameter elektroda tengahnya diperkecil sampai 1,1 mm (busi

biasa diameter elektrodanya 2,5 mm), dan celah elektroda

busi dengan platinum adalah 1,1 mm.


2) Ujung elektroda dilapisi dengan platinum untuk mengurangi

keausan elektroda, hal ini membuat waktu pemeriksaan dan

penyetelan celah elektroda menjadi semakin lama, sampai

100.000 km.


3) Lebar bidang rata bagian segi enamnya diperkecil dari 20,6

mm pada busi biasa, menjadi 16 mm (busi platinum) dengan

tujuan untuk mengurangi berat dan ukurannya serta

meningkatkan pendinginan busi.


4) Untuk mempermudah membedakan busi ini dengan busi biasa

tanpa membukanya dari mesin, maka busi platinum biasanya

ditandai dengan 3 – 5 garis biru tua atau merah mengelilingi

insulatornya.


Nah, itu tadi sedikit info mengenai Tipe Tipe Busi Sepeda Motor Lengkap, semoga bermanfaat . . .
Advertisements
Tipe Tipe Busi Sepeda Motor | Lengkap | Olah Raga | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better