Telat Haid? Berikut Penyebab dan Solusinya

Terlambat haid memang normal akan tetapi, jika terlalu sering dapat juga menjadi implikasi akan kemungkinan terjadinya gangguan pada kesehatan Anda. Beberapa melaporkan bahwa bahkan setelah meminum Norulet, haid mereka juga tidak datang-datang juga. Terlebih bagi seseorang yang berstatus masih lajang dan belum pernah menjalani hubungan intim. Berangkat dari kasus ini, apa saja faktor yang memiliki peran dalam keterlambatan jadwal haid pada wanita? Padahal, sebelumnya “tamu bulanan” ini lancar-lancar saja.

Penyebab terjadinya telat haid bagi perempuan tentu berbeda-beda; tergantung faktor hormon dan kondisi badan masing-masing orang. Bisa saja telat haid itu merupakan hal yang normal. Namun, tidak menutup kemungkinan juga akibat kondisi hormon kesehatan hingga penggunaan alat kontrasepsi (bagi yang sudah menikah).

Cara Mengatasi Telat Haid

5 Penyebab Haid datang Terlambat beserta cara Menanggulanginya

1. Stress
Jika anda dalam keadaan stress, hormon yang ada pada diri juga akan ikut berpengaruh. Dalam artian, keseharian tubuh bisa turut mengalami perubahan. Bukan tidak mungkin juga memberikan dampak pada siklus haid bulanan Anda. Mengatasinya tentu dengan menghindari stress atau secepatnya menanggulangi stress yang terjadi. Temukan penyebab stress, kemudian hindari atau diselesaikan.

2. Berat Tubuh tidak Normal
Perempuan atau wanita yang memiliki berat badan terlalu rendah atau terlalu tinggi ternyata bisa mempengaruhi produksi ovulasi. Selalu menjaga pola makan sehat agar berat badan Anda ideal merupakan solusinya. Selain itu, tetap hindari stress karena stress mampu memicu peningkatan berat badan secara tiba-tiba.

3. Tiroid Abnormal
Tiroid merupakan kelenjar yang ada di bagian leher perempuan. Kelenjar ini yang bertanggung jawab akan hadirnya Tiroid Hormone yang memiliki fungsi untuk pengaturan metabolisme dan pertumbuhan tubuh serta kinerja hormon estrogen. Nah, hormon estrogen inilah yang bertanggug jawab terhadap siklus haid.

4. Polycystic ovary syndrome (PCOS)
Yang adalam bahasa Indonesia disebut Sindrom Ovarium Polikistik ini membuat hormon meningkat secara berlebihan. Umumnya, cara mengobatinya dengan menggunakan hormone therapy melalui obat-obatan yang mengandung Progesterone Hormone seperti obat KB.

5. Tumor Kelenjar Hipofisis
Kelenjar yang berada di bawah otak ini bisa terserang tumor jinak. Efeknya, keseimbangan antara hormon yang satu dengan yang lain terganggu. Ini yang menyebabkan siklus haid menjadi terlambat.

Untuk mengatasi nomor 3 hingga 5, Anda perlu melakukan konsultasi dokter untuk segera dilakukan pemeriksaan mendetail meliputi wawancara, fisik dan penunjang untuk kemudian ditetapkan terapi seperti apa yang sesuai.

Sampai saat ini, memang belum ada ada ketentuan baku tentang berapa lama siklus menstruasi ini terjadi untuk setiap wanita. Semoga pengelasan di atas bisa sedikit membantu Anda untuk segera merubah pola yang tidak sehat atau segera memeriksakannya ke dokter.

Advertisements
Telat Haid? Berikut Penyebab dan Solusinya | Silang Hati | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better