Tagar #ShameOnYouSBY Hilang dari Trending Topic, Kominfo Bantah Minta Twitter Hapus

SBY

Tagar #ShameOnYouSBY mendadak hilang di peredaran trending topic worldwide setelah nongkrong selama dua hari. Uniknya, ada tagar lain muncul yang beda-beda tipis dan menyodok di topik populer dunia, #ShamedByYou. Mengapa hashtag #ShameOnYouSBY mendadak lenyap?

Tidak sedikit user Twitter bertanya-tanya apa penyebabnya. Jangan-jangan karena menyinggung sosok presiden, tagar tersebut kemudian diturunkan atau ‘diperhalus’. Sebagaimana diketahui sebelumnya, #ShameOnYouSBY ditujukan pada sosok SBY sebagai bentuk kekecewaan warga Twitter atas dikembalikannya sistem Pilkada via DPRD.

Jumlah percakapan yang dihasilkan di tagar #ShameOnYouSBY juga tidak sedikit. Angkanya pun telah menembus 250 ribu lebih. Rasa penasaran warga Twitter dan sejumlah spekulasi yang ada dijawab Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Sebab, kementerian ini diduga miliki campur tangan terkait lenyapnya hashtag tersebut.

Mengutip Detik Minggu (28/9), Kepala Humas dan Pusat Informasi Kominfo Ismail Cawidu mengatakan bila hilangnya tagar #ShameOnYouSBY di trending topic Twitter bukan atas permintaan pihak Kominfo.

“Tidak mungkin itu request dari pemerintah,” tandasnya.

Sementara hashtag tersebut mulai mengapung Jumat (26/9) lusa yang dilepas oleh sejumlah pesohor Twitter sebut saja @pandji, @glennfredly, @jokoanwar, dan @deelestari. Masih jadi tanda tanya besar mengapa tagar #ShameOnYouSBY mendadak lenyap dan kemudian muncul hashtag #ShameByYou.

Sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat nyatakan sikap via Youtube jika dirinya memilih sistem Pilkada langsung (rakyat). Namun apa yang ia kehendaki tidak senada dengan anak buahnya di DPR. Fraksi Demokrat di DPR memilih walk out saat digelar voting.

Advertisements
Tagar #ShameOnYouSBY Hilang dari Trending Topic, Kominfo Bantah Minta Twitter Hapus | Pendi Dikan | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better