Sriwijaya FC Soroti Rapuhnya Lini Belakang

sriwijaya fc Maiga titus bonai

Sriwijaya FC jelang kompetisi Indonesia Super League (ISL) QNB League 2015 termasuk klub yang getol berbelanja pemain top. Namun, dua penampilan perdana Laskar Wong Kito di kompetisi belum menunjukkan hasil yang maksimal. Lini belakang Sriwijaya FC yang masih rapuh dinilai menjadi biang kerok persoalan ini.

Di laga pertama QNB League 2015 melawan Pelita Bandung Raya (PBR), Sriwijaya FC hanya meraih hasil imbang 1-1. Sementara di pertandingan kedua, skuat asuhan Benny Dollo dipaksa bermain sama kuat 2-2 oleh Semen Padang.

Sektor pertahanan pun tak pelak menjadi sorotan. Pasalnya, di skuat Sriwijaya FC saat ini bercokol sejumlah bek yang sudah memiliki jam terbang mumpuni di level nasional, sebut saja Fakhruddin Wahyuli Aryanto, Wildansyah, maupun defender asing asal Mali, Abdoulaye Maiga, ditambah penjaga gawang level Timnas Indonesia, Dian Agus Prasetyo.

“Pertahanan kita masih jelek mudah sekali ditembus lawan. Padahal seluruh materi latihan sudah kita berikan, tetapi tetap saja hasilnya tidak maksimal. Semoga di laga selanjutnya permainan kita akan segera membaik,” ungkap Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Hendri Susilo, di Palembang beberapa waktu lalu.

“Saya heran kenapa anak-anak mainnya seperti tidak antusias,” keluh tangan kanan pelatih Benny Dollo ini.

Untuk lini penyerangan pun belum bisa dikatakan baik meskipun Sriwijaya FC telah menggaet deretan striker papan atas nasional seperti Ferdinand Sinaga, Titus Bonai, dan Patrich Wanggai, juga bomber berpengalaman asal Kroasia, Goran Ljubojevic.

Advertisements
Sriwijaya FC Soroti Rapuhnya Lini Belakang | Olah Raga | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better