SBY: Ketika Saya Naikkan BBM Tahun 2005, Saya Tidak Pernah Bilang Bu Mega Bebani Saya

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membantah bahwa kebijakannya untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi membebani pemerintahan mendatang. Ia justru menyebut bahwa pada masa transisi dari pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri ke dirinya, dia tidak pernah protes karena diwarisi keharusan menaikkan harga BBM subsidi.

jokowi-sby-mega

“Tidak baik menurut saya kalau menuduh sebuah pemerintahan membebani pemerintahan lain. Setiap pemimpin hadapi tiap tantangan. Lagi-lagi contohlah tahun 2005 ketika saya naikkan harga BBM yang persentasenya itu tinggi. Saya tidak pernah katakan pemerintahan Bu Megawati bebani pemerintahan saya, tidak,” kata SBY dalam wawancara eksklusif di YouTube, Jumat (29/8/2014).

“Tidak Mau Bebani Rakyat, Presiden SBY Pertahankan Harga BBM”

SBY mengingatkan, setiap pemerintahan selalu mendapat tantangan dan risiko masing-masing. Pemerintahan mendatanglah yang harus menjawabnya.

Lebih jauh, SBY menilai bahwa langkahnya melakukan pertemuan dengan presiden terpilih Joko Widodo di Bali beberapa waktu lalu adalah sejarah baru. Meski begitu, ia menolak mengikuti kemauan dari pemerintahan mendatang.

“Saya pun ingin membantu, tetapi kan tidak berarti semua harus mengikuti apa yang diinginkan pemerintahan yang akan datang. Kita harus hormati kebijakan masing-masing (pemimpin),” ucap SBY.

SilangHati: Berita

Situs auto followers Twitter GRATIS tanpa SPAM! Klik , dan dapatkan ribuan followers Twitter yang berguna untuk menaikan popularitas maupun promosi bisnis Anda!

Advertisements
SBY: Ketika Saya Naikkan BBM Tahun 2005, Saya Tidak Pernah Bilang Bu Mega Bebani Saya | Mas Bud | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better