Rokok Juga Dapat Picu Obesitas?

rokok

Sebuah studi baru mengungkap fakta bahwa asap rokok yang dikeluarkan oleh perokok aktif, dapat membuat perokok pasif di sekitarnya menjadi lebih mudah gemuk. Studi yang dilakukan oleh Brigham Young University di Utah itu memang cukup mengejutkan.

“Orang yang berada satu rumah dengan perokok, biasanya anak-anak, akan mengalami masalah metabolisme yang sangat besar,” tutur profesor Benjamin Bikman, ketua peneliti.

Perokok pasif tak hanya menderita masalah metabolisme, namun juga menyerap sampai lebih dari 4000 bahan kimia yang sifatnya racun. Bahan kimia tersebut juga memicu kanker, serta menyebabkan sang perokok pasif beresiko lebih tinggi menderita penyakit kardiovaskular.

Dilansir oleh laman Dailymail, data yang ditemukan di Inggris menunjukkan bahwa sekitar 12.000 orang meninggal akibat kanker paru, sakit jantung, stroke, dan sakit paru kronis serta mereka rata-rata adalah perokok pasif.

Fakta terbaru yang mengungkap bahwa perokok pasif juga dapat menjadi obesitas, sepertinya makin menambah panjang derita perokok pasif.

Metabolisme yang rusak dan menjadi tak teratur adalah alasannya. Mereka pun bisa mengalami masalah resistansi terhadap insulin, yang merembet ke masalah sulitnya tubuh mengendalikan berat badan.

Walau metode penelitian tersebut menggunakan hewan percobaan tikus yang dipapar asap rokok, sehingga memicu timbulnya obesitas, namun hal tersebut juga diyakini dapat menimbulkan efek yang sama pada manusia.

Ilmuwan menemukan bahwa asap rokok membuat kerusakan fungsi sel sehingga tubuh butuh insulin lebih banyak yang otomatis diiringi dengan pertambahan produksi lemak. Alhasil, resiko obesitas dapat bertambah jika seseorang makin sering terpapar asap rokok.

Advertisements
Rokok Juga Dapat Picu Obesitas? | Mas Bud | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better