PSIS Semarang Akui Salah Soal Sepak Bola Gajah

pss sleman psis semarang 2

PSIS Semarang mengakui kesalahannya telah melakukan hal yang tidak sportif dalam laga terakhir babak 8 besar Divisi Utama 2014 dengan terjadinya sepak bola gajah di pertandingan kontra PSS Sleman. Hal tersebut dikatakan oleh CEO PT Mahesa Jenar Semarang yang menaungi PSIS, Yoyok Sukawi

“Kami meminta maaf kepada suporter dan warga Semarang karena keputusan konyol yang kami buat saat laga terakhir babak 8 besar lalu. Saya akui, kami salah langkah,” aku Yoyok Sukawi, belum lama ini.

Akibat kasus sepak bola gajah itu, Komisi Disiplin PSSI telah menjatuhkan hukuman tegas untuk PSIS Semarang dan PSS Sleman. Keduanya didiskualifikasi dari babak 8 besar Divisi Utama 2014 dan harus melupakan mimpi untuk lolos ke kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015.

Yoyo Sukawi atas nama tim Mahesa Jenar pun menyatakan menerima sanksi berat dari PSSI tersebut. Ia berharap, PSIS Semarang bisa tampil lebih baik di kompetisi Divisi Utama musim depan.

“Kami menghormati sanksi dari Komdis PSSI dan ini cambuk bagi kami untuk menghadapi musim depan. Hati ini serasa ada yang mengganjal sebelum melihat PSIS Semarang berprestasi,” kata Yoyok Sukawi.

Laga PSS Sleman vs PSIS Semarang yang digelar di Stadion AAU Yogyakarta berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan PSS Sleman. Yang membuat miris, kelima gol yang terjadi di laga tersebut semuanya tercipta lewat gol bunuh diri.

Baik PSS Sleman maupun PSIS Semarang disebut-sebut enggan memenangkan pertandingan karena ”takut” berjumpa Pusamania Borneo FC di babak semifinal Divisi Utama 2014. Hal itu lantaran Pusamania Borneo FC diduga sering mendapatkan ”bantuan” untuk menang dan telah disetting agar lolos ke ISL musim depan.

Advertisements
PSIS Semarang Akui Salah Soal Sepak Bola Gajah | Olah Raga | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better