Ketahui Perbedaan Syarat Pengajuan KTA untuk Karyawan dan Wiraswasta agar Tidak Salah Pilih

KTA memang memiliki keunggulan yang bisa memudahkan setiap nasabahnya untuk meminjam dana segar tanpa harus menggunakan agunan. Sehingga bagi nasabah yang tidak merasa mempunyai sesuatu yang cukup untuk bisa dijadikan sebagai agunan, tentunya produk pinjaman KTA ini merupakan solusi yang paling terbaik.

Produk pinjaman uang ini memang berbeda dengan pinjaman multiguna lainnya, hal ini dikarenakan nasabah tidak diharuskan memberikan jaminan yang biasanya berupa BPKB, SK, Sertifikat rumah dan surat berharga lainnya untuk dijadikan sebagai agunan.

Setiap bank umumnya memberikan plafon yang bervariasi untuk produk KTA yang dimilikinya, untuk jumlahnya sendiri berkisar antara 5 sampai dengan 250 juta. Dengan suku bunga yang kompetitif antara 1 sampai dengan 2% per bulan. Sebagai nasabah tentunya Anda bisa mencari bunga flat yang diberikan beberapa bank di Indonesia yang memberikan bunga paling ringan dan memudahkan Anda dalam melakukan pembayaran cicilan nantinya.

Akhir-akhir ini Produk unggulan KTA memang sedang booming di kalangan karyawan, sehingga banyak yang menyatakan juga bahwa produk pinjaman KTA akan jauh lebih mudah diberikan kepada seseorang yang memiliki status sebagai karyawan dari pada seseorang yang berstatus wiraswasta. Meskipun hal tersebut dibenarkan, namun bagi Anda yang seorang wiraswasta bukan berarti tidak bisa mendapatkan pinjaman ini.

Syarat Pengajuan KTA untuk Karyawan dan Wiraswasta

Status karyawan memang jauh lebih dipertimbangkan untuk mendapatkan dana KTA, hal ini dikarenakan seorang karyawan memiliki penghasilan rutin berupa gaji setiap bulannya, hal ini jugalah yang bisa lebih memudahkan pihak bank untuk melakukan evaluasi terkait pinjaman dana yang diajukan oleh seorang karyawan. Namun untuk Anda yang memiliki status seorang wiraswasta bukan berarti tidak bisa mendapatkan pinjaman KTA, namun akan ada syarat serta kebijakan yang dijadikan perbedaan saat awal melakukan proses pengajuan. Untuk itu sebelum melakukan pinjaman ketahui dahulu perbedaan syarat pengajuan KTA karyawan dan wiraswasta, diantaranya:

Pendapatan

Seseorang yang memiliki status sebagai seorang karyawan tentunya akan lebih memudahkan pihak bank untuk menghitung rasio pinjaman dari gaji pokok setiap bulannya. Karena cicilan pinjaman tersebut tentunya tidak bisa melebihi dari 30% total pendapatan setiap bulannya.

Selain dari gaji bulanan, pihak bank juga bisa melihat dari lamanya karyawan tersebut bekerja pada suatu perusahaan, karena untuk bisa mendapatkan pinjaman, setidaknya seorang karyawan harus sudah bekerja selama 2 tahun pada perusahaan yang sama.

Namun Berbeda hal nya bagi Anda yang berstatus seorang wiraswasta tentunya akan ada syarat yang berbeda dalam hal ini. Biasanya pihak bank akan meminta fotocopy berupa TDP( Tanda Daftar Perusahaan) SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan juga NPWP (Tanda Daftar Wajib Pajak)

Kartu Kredit

Beberapa bank biasanya memberlakukan persyaratan kepemilikan kartu kredit bagi nasabahnya yang akan meminjam KTA, namun untuk Anda yang berstatus karyawan dan seorang wiraswasta tentunya akan berbeda setiap limitnya, dengan kepemilikan kartu kredit ini tentunya akan jauh lebih memudahkan pihak bank agar bisa melihat rekam jejak pembayaran serta penggunaan kartu kredit nasabahnya.

Untuk syarat seorang karyawan sendiri umumnya harus sudah memiliki kartu kredit selama 1 tahun, dan untuk seseorang yang berstatus seorang wiraswasta setidaknya harus sudah memiliki kartu kredit selama 2 tahun.

Lamanya Masa Kerja

Lamanya masa kerja akan dijadikan sebagai salah satu pertimbangan, apakah nasabah tersebut layak mendapatkan pinjaman apakah tidak. Untuk seseorang yang berstatus seorang karyawan setidaknya harus sudah bekerja selama 2 tahun pada perusahaan yang sama. Sedangkan untuk seorang wiraswasta yang dijadikan analisis adalah lamanya usaha yang sedang dijalankan, karena minimal nasabah tersebut harus memiliki usaha selama 2 tahun.

Dengan melihat lamanya kepemilikan bisnis atau usaha nasabah tersebut bisa dijadikan sebagai patokan, apakah bisnis yang dijalankan sudah memiliki pondasi yang kuat ataukah belum, karena umumnya saat bisnis tengah berjalan 2 tahun, berarti usaha tersebut sudah memiliki kestabilan pondasi usaha. Sehingga resiko terjadinya kredit macet bisa dihindari.

Usia Peminjam

Usia juga dijadikan sebagai pertimbangan saat nasabah akan melakukan pinjaman KTA. Untuk usia maksimal seorang karyawan dan juga wirswasta tentunya berbeda. Contohnya saja seorang karyawan dengan usia maksimal 50 tahun. Dan untuk seorang wiraswasta usia maksimal yang ditentukan oleh bank 55 tahun. Dengan syarat minimal usia ini bisa dijadikan pertimbangan terkait usia produktif seorang karyawan maupun seorang wiraswasta.

Pahami Secara Jelas Syarat dan Kebijakan Pinjaman KTA Karyawan dan Wiraswasta

Setiap bank umumnya memiliki syarat pinjaman kredit KTA untuk karyawan dan juga wiraswasta yang berbeda-beda. Hal yang sudah dijelaskan diatas hanya gambaran kasar mengenai berbagai perbedaan syarat kredit yang biasanya diberikan kepada para nasabah yang akan melakukan pinjaman kredit. Untuk itu sebelum melakukan pinjaman kredit ada baiknya Anda meminta berbagai persyaratan yang harus dipenuhi kepada masing-masing bank. Sehingga Anda pun bisa menyesuaikan dari beberapa bank yang bisa sesuai dengan diri Anda serta kemampuan Anda saat ini.

Advertisements
Ketahui Perbedaan Syarat Pengajuan KTA untuk Karyawan dan Wiraswasta agar Tidak Salah Pilih | Bisman Syah | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better