PBR Krisis Finansial Parah, Dejan Antonic Pasrah

dejan antonic pbr

Pelita Bandung Raya (PBR) sedang diguncang krisis finansial yang cukup parah jelang digulirkannya kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015. Pelatih Dejan Antonic pun mengaku pasrah atas kondisi ini. Namun, pelatih asal Serbia itu yakin, PBR akan menemukan jalan keluarnya.

Ya, krisis keuangan yang melanda PBR memang sudah berada di level gawat. Bagaimana tidak? Selain gaji pemain dan pelatih yang tidak dibayarkan selama 4 bulan terakhir, latihan yang digelar PBR pun harus dibiayai secara patungan oleh tim karena manajemen tak lagi mampu mengucurkan dana.

“Bayar sendiri. Sekarang makan sendiri dari pemain, bayar lapangan juga. Tapi, enggak apa-apa. Kita tidak malu dan bohong. Cuma lihat saat latihan, semua senang. Tapi saya percaya Tuhan melihat dan akan membantu kita,” ungkap Dejan Antonic di Bandung beberapa waktu lalu.

Kondisi PBR semakin parah setelah CEO PBR, Marco Gracia Paulo, dikabarkan mundur dari jabatannya. Marco Gracia Paulo membeberkan bahwa kondisi PBR memang cukup parah. Tak hanya pemain dan pelatih yang tertunggak gajinya, di level staf manajemen pun mengalami nasib serupa.

”Staf manajemen sampai sudah tidak gajian enam bulan. Mulai bulan November 2014 mereka tidak punya tempat tinggal lagi dan kumpul di rumah saya agar tetap bisa melayani tim. Istri saya berusaha sediakan makan untuk kami semua dan staf juga gantian patungan untuk beli makan bahkan sering cuma masak mie instan untuk rame-rame,” ungkapnya.

”Jadi, bukan hanya tim yang menderita. Manajemen sudah lebih dahulu menderita! Enam bulan tidak menerima gaji, staf manajemen tidak ada satupun yang berani protes, karena mereka respect pada saya dan tahu kalau saya juga sudah lebih menderita,” papar Marco Gracia Paulo.

Advertisements
PBR Krisis Finansial Parah, Dejan Antonic Pasrah | Olah Raga | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better