Ngeri, Efek Makanan Berformalin Pada Kesehatan Tubuh

formalin

Pemakaian bahan kimia berbahaya formalin untuk makanan sudah sejak lama dilarang oleh pemerintah Indonesia. Penyebabnya apalagi selain alasan kesehatan. Formaldehida dalam formalin dapat menimbulkan banyak efek negatif untuk tubuh manusia, dan memicu penyakit berat semisal kanker.

Umumnya formaldehida dipakai dalam industri untuk perekat kayu lapis, pembunuh kuman, pengawet kayu, dan berbagai hal lainnya. Yang jelas bukan untuk bahan makanan.

Penyalahgunaan yang terjadi di Indonesia sering dilakukan karena orang menganggap formalin mudah dan murah dipakai sebagai pengawet makanan dan membunuh bakteri pembusuk yang membuat makanan basah cepat basi atau rusak.

WHO pernah membuat batasan mengenai asupan harian yang bisa ditoleransi dari formaldehida, adalah 150 mikrogram per kilogram berat badan. Organ tubuh liver secara alami mampu mendetoksifikasi bahan tersebut sebesar 22 miligram ke bentuk karbon dioksida.

Namun itu tentu bukan hal yang membuat manusia aman mengonsumsi formalin. Kesehatan pencernaan Anda bisa terganggu, mual, muntah, diare, dan pusing akan terasa dalam jangka waktu singkat usai Anda mengonsumsi makanan berformalin.

Jangka panjang, formalin akan menunmpuk di sistem metabolisme karena tubuh tak bisa mengeluarkannya sekaligus. Jika sudah masuk ke inti sel dan membuat terjadi mutasi genetik, maka potensi kanker makin besar Anda alami. Jenis yang bisa diidap akibat formalin misalnya kanker mulut, saluran pernapasan, paru-paru, otak, hingga pankreas. Jadi sebaiknya memang menghindari formalin akan jauh lebih aman dari pada mengobati yang sudah jadi penyakit.

Advertisements
Ngeri, Efek Makanan Berformalin Pada Kesehatan Tubuh | Mas Bud | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better