Menggunakan DNS Google 8.8.8.8 Dilarang Oleh Kominfo

DNS GoogleDNS Google

Kemenkominfo dikabarkan mulai menggandeng penyedia layanan internet atau ISP (Internet Service Provider) untuk melarang penggunaan DNS (Domain Name System) Google 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. Hal ini adalah bagian dari kesepakatan dari program Trust+ dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. lalu apa sebabnya DNS Google dilarang penggunaannya oleh Kemenkominfo?

DNS Google sendiri adalah DNS publik yang disediakan oleh raksasa mesin pencari tersebut sebagai alternatif DNS yang telah disediakan oleh operator. Selama ini memang sebagian pengguna internet di Indonesia menggunakan DNS Google 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 karena diklaim lebih cepat dan tidak banyak situs yang diblokir.

Saat ini beberapa ISP besar di Tanah Air telah melakukan blokade terhadap DNS publik milik Google, antara lain adalah Biznet dan Telkom Speedy. Hal ini telah dikonfirmasi langsung oleh CEO Biznet, Adi Kusma. Sedangkan untuk blokade DNS Google di Speedy belum mendapat konfirmasi dari pihak Telkom.

“Sesuai instruksi dari Kemenkominfo, Biznet hanya mengijinkan pengguna untuk menggunakan DNS milik kita,” kata Adi Kusma, CEO Biznet, seperti yang dilansir dari Daily Social (07/10/2014).

Larangan menggunakan DNS publik milik Google oleh Kemenkominfo ini tentu menjadi kabar buruk bagi pengguna internet di Indonesia yang selama ini mengandalkan DNS tersebut. Selain menawarkan kecepatan, DNS Google juga ldikenal menawarkan keandalan dan privasi yang baik. Beberapa kelebihan inilah yang membuat banyak pengguna internet beralih ke DNS Google.

Kemungkinan pemblokiran DNS Google ini adalah langkah awal dari program pemerintah untuk mengawasi trafik internet lokal. Sampai saat ini memang belum ada keterangan resmi dari Kemenkominfo mengenai alasan utama dilarangnya penggunaan DNS publik milik Google.

Advertisements
Menggunakan DNS Google 8.8.8.8 Dilarang Oleh Kominfo | Komin Putet | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better