Mario Gotze Lebih Jelek Setelah Pergi dari Dortmund ke Bayern Munchen

Mario Gotze Lebih Jelek Setelah Pergi dari Dortmund ke Bayern Munchen

Karier Mario Gotze mengalami penurunan sejak pindah dari Borussia Dortmund ke Bayern Munchen. Demikian yang disampaian oleh Jurgen Kohler, legenda BVB yang juga merupakan defender terbaik Jerman di masanya. Menurut Kohler, Gotze ibarat kehilangan gairah bermain sepakbola sejak berlabuh ke kubu Allianz Arena.

Musim panas 2013, Mario Gotze tak kuasa menahan keinginan bergabung dengan Bayern Munchen sebagai tim terkuat Jerman. Walaupun keputusan itu menjadikannya musuh fans Borussia Dortmund, Gotze tak peduli. Ia turut mengantarkan Bayern merebut empat gelar di musim perdana, di samping menjadi pencetak gol kemenangan Jerman di Piala Dunia 2014.

Meskipun demikian, menurut Jurgen Kohler, alih-alih meningkat, permainan Mario Gotze malah memburuk. Dalam kolomnya untuk Kicker, sang legenda Dortmund mengupas, “Jujur, saya sama sekali tidak suka performa Gotze di Bayern.”

“Tentu saja ia mencetak sekian gol, tetapi Gotze seperti kehilangan kegembiraan di lapangan. Saya tak lagi melihat aksi individualnya yang bisa membuat penonton menahan napas. Bagi saya, Gotze tampil lebih baik saat bermain untuk Dortmund.”

Jurgen Kohler bukannya tidak menganalisis penyebab turunnya performa kekasih Ann-Kahtrin Vida. Menurutnya, tekanan di Bayern Munchen sangat luar biasa sehingga kesalahan terkecil pun bisa membuang para pemain. Inilah yang membuat Gotze tak sebebas dahulu.

“Tentu saja tekanan di klub seperti Bayern bisa ambil bagian atas penurunan Gotze. Bayern adalah tipe klub yang siap menggantung Anda hingga kering jika Anda cuma bisa menjadi yang kedua. Mungkin inilah yang membuat talenta Gotze sedikit tertahan,” cetusnya.

Advertisements
Mario Gotze Lebih Jelek Setelah Pergi dari Dortmund ke Bayern Munchen | Olah Raga | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better