Manikur Pedikur Juga Tak Sehat Jika Terlalu Sering

merawat kuku

Perawatan tubuh wanita memang komplit dari ujung rambut ke ujung kaki, termasuk manikur dan pedikur alias merawat kuku kaki dan tangan. Naluri kaum hawa yang ingin selalu tampak cantik membuat berbagai perawatan tersebut kadang dilakukan berlebihan atau terlalu sering. Ini terjadi juga karena wanita sering mengunjungi salon jika sedang merasa stres atau banyak masalah.

Padahal hasilnya malah negatif bagi kuku Anda. Bukannya bertambah indah dan cantik, malah kuku akan berkembang kurang sehat. Bukannya mengada-ada, namun manikur pedikur terlalu sering dapat menjadikan kuku lebih rapuh.

Dilansir oleh laman Dailymail.co.uk, melakukan perawatan kuku kaki dan tangan terlalu sering akan mengganggu pertumbuhan bagian tubuh tersebut. Beberapa perawatan kecantikan untuk kuku memakai bahan kimia tertentu. Efek dari bahan kimia yang digunakan bermacam-macam pada tiap orang. Namun yang jelas akan membuat pertumbuhan kuku jadi tidak normal bila dipakai terlalu sering.

Kuku yang dikikir dan dipotong serta diberi lem untuk menempelkan kuku palsu juga dapat membuatnya stres. Akibatnya kuku bisa tumbuh ke dalam, melengkung, tak lagi lurus seperti normal.

Kuku juga bisa mudah retak, rapuh dan gampang patah bila menerima perawatan pedikur yang keseringan. Jadi, boleh saja Anda melakukan perawatan kuku. Akan tetapi jangan terlalu sering sampai membuat pertumbuhannya jadi tidak normal.

Cyril Raunch dari University of Nottingham, peneliti hal ini juga menambahkan bahwa “zat kimia yang dibubuhkan dalam perawatan menikur menjadikan kuku kehilangan nutrisi alaminya.”

Advertisements
Manikur Pedikur Juga Tak Sehat Jika Terlalu Sering | Mas Bud | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better