Kemenkominfo Ingin Atur Penomoran IP, Ambil Alih Peran APJII

Internet

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) sedang lakukan uji publik tentang pengelolaan nomor protokol internet sesuai Rancangan Peraturan Menteri (RPM). Uji coba itu telah dimulai sejak 6 Oktober lalu. Apa dan bagaimana tentang hal tersebut?

APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) merasa keberatan terkait uji coba yang dilakukan Kemenkominfo. Pasalnya, dengan hal itu maka pihak kementerian akan mengambil alih peranan mereka. Karena, selama ini APJII miliki otoritas dalam pemberian domain dan alamat IP.

APJII menerima mandat dari IDNIC (Indonesia Network Information Center) sebagai pemilik kuasa itu. IDNIC sendiri menginduk pada APNIC (Asia Pacific Network Information Center) yang memberi hak ke organisasi tersebut untuk mendistribusikan nomor IP di Indonesia.

Sekjen APJII Sapto Anggoro mengatakan, selama ini IP yang diatur APJII telah sesuai dengan mandat IDNIC dan APNIC. Ketika tiba-tiba muncul RPM yang mengatur nomor IP, ia sangat menyayangkan sikap Kemenkominfo.

“Selama ini (pengaturan IP) di APJII, karena mandat dari APNIC sebagai NIR (National Internet Registry), selama ini tidak ada masalah kok tiba-tiba ada RPM ini?” keluhnya.

Apa yang terjadi terkesan tiba-tiba dan materi yang sedang diuji publik itu dirasa tidak sesuai dengan apa yang selama ini dibicarakan dengan organisasi. Di asosiasi, kata Sapto, mereka mengikuti aturan APNIC. Untuk dispute misalnya pakai RFC atau Request for Comment. Namun dengan RPM, nantinya semua diputuskan oleh menteri untuk dispute.

Advertisements
Kemenkominfo Ingin Atur Penomoran IP, Ambil Alih Peran APJII | Komin Putet | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better