Kapan Waktu Tepat Bagi Ibu Hamil untuk Naik Pesawat

hamil naik pesawat

Ibu hamil wajib memperhatikan kandungannya jika ingin melakukan perjalanan dengan pesawat terbang. Pasalnya, keadaan di udara dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janinnya. Hal yang dikhawatirkan adalah terjadinya keguguran selama menempuh perjalanan. Oleh sebab itu, perlu bagi ibu hamil untuk memperhatikan usia kehamilan dan kondisi terkini dari kesehatan fisik maupun janinnya.

Banyak masalah kesehatan yang dapat mengganggu ibu hamil selama melakukan perjalanan dengan pesawat. Paling ringan adalah kram dan pembengkakan di kaki, dapat pula terjadi di mata kaki. Bisa pula ibu hamil mengalami blood clots/thrombosis, yaitu keadaan terjadinya pembengkakan yang disertai dengan rasa nyeri dan kemerahan pada bagian bawah lutut. Baik kram maupun blood clots penyebabnya yaitu peredaran yang tdak lancar.

Masa yang terbilang “aman” bagi ibu hamil untuk terbang dengan pesawat yaitu usia kehamilan 14 – 27 minggu. Di waktu ini ibu hamil biasanya sudah tidak mengalami mual dan lebih kuat tubuhya. Jika terbang lebih dini dari usia kehamilan 14 minggu dikhawatirkan masih mengalami pusing dan mual. Risiko janin gugur juga lebih tinggi di masa ini.

Sementara itu kalau sudah memasuki hamil tua di atas 36 minggu, justru tidak diperkenankan naik pesawat. Kalau mengandung anak kembar maka batas maksimal naik pesawat adalah 32 minggu.

Ada baiknya bagi ibu hamil yang ingin berpergian dengan pesawat melakukan konsultasi dahulu dengan dokter kandungan. Ibu hamil yang memiliki riwayat kesehatan berupa pendarahan, diabetes, mual berlebihan, pernah keguguran, melahirkan prematur, dan hipertensi sebaiknya mendapatkan perhatian lebih sebelum naik pesawat. Kondisi kesehatan benar-benar harus dijaga demi keselamatan ibu dan janin.

Advertisements
Kapan Waktu Tepat Bagi Ibu Hamil untuk Naik Pesawat | Mas Bud | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better