Inilah Sanksi UEFA Kepada Serbia dan Albania Akibat Insiden Drone

Serbia-Albania

UEFA akhirnya menjatuhkan sanksi kepada Serbia dan Albania setelah laga antara kedua negara itu di Kualifikasi Piala Eropa 2016 beberapa pekan kemarin tertunda karena ‘kedatangan’ drone yang membuat ricuh suasana. Kedua negara pun mendapatkan hukuman yang lumayan berat, terutama Serbia yang bertindak sebagai tuan rumah.

Total ada tiga macam hukuman yang diberikan pada Asosiasi Sepakbola Serbia (FSS) terkait insiden tersebut. Sementara Asosiasi Sepakbola Albania mendapatkan dua jenis hukuman saja dari UEFA.

“CEDB (Control, Ethics, and Disciplinari Body atau Badan Kontrol, Etik, dan Disiplin UEFA) menjatuhkan hukuman pada Asosiasi Sepakbola Albania (FShF) berupa kekalahan dengan skor 3-0 pada laga tersebut. Sebagai tambahan, FShF juga mendapatkan denda sebesar 100.000 euro,” demikian pernyataan dari UEFA.

“CEDB juga menjatuhkan hukuman kepada FSS berupa pengurangan tiga poin dalam Kualifikasi Euro saat ini. Sebagai tambahan, FSS juga dilarang menggelar dua pertandingan kualifikasi tanpa penonton serta denda sebesar 100.000 euro.”

Menarik memang jika mencermati hukuman yang diterima FSS. Awalnya mereka tentu senang karena Albania diputuskan kalah dan itu berarti tiga poin menjadi milik Serbia. Namun fakta bahwa mereka mendapat hukuman berupa pengurangan tiga poin membuat itu semua menjadi impas.

UEFA sendiri juga menyatakan bahwa sifat hukuman itu masih bisa berubah. Artinya, hukuman itu bisa menjadi lebih ringan tergantung bagaimana proses banding yang dilakukan FSS dan FShF.

Pertandingan Serbia vs Albania kala itu mulai tidak kondusif ketika sebuah drone yang dikendalikan dari jarak jauh datang membawa sebuah bendera dengan peta Kosovo. Stefan Mitrovic, bek Serbia, bergegas meraih bendera itu beserta drone dan ternyata menimbulkan reaksi dari para pemain Albania serta para penonton tuan rumah yang langsung menyerang pemain Albania.

Aroma politik memang ikut menyelimuti laga itu terkait Kosovo. Kosovo sebenarnya adalah bagian dari wilayah Serbia namun akhirnya merdeka menjadi negara sendiri. Pemerintah Serbia enggan mengakui kemerdekaan tersebut dan anggapan bahwa Kosovo dihuni banyak etnis Albania membuat bibit kebencian antara dua negara itu muncul.

Advertisements
Inilah Sanksi UEFA Kepada Serbia dan Albania Akibat Insiden Drone | Olah Raga | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better