Ini Penyebab Pecahnya Pembuluh Darah Otak

gejala stroke

Gayatri Wailissa, gadis 17 tahun yang sarat prestasi, meninggal dengan sebab pecahnya pembuluh darah otak. Siswi yang menguasai 14 bahasa itu mengalami perdarahan otak saat usai berolahraga. Perdarahan otak memaksanya dirawat intensif selama 4 hari di rumah sakit dan akhirnya meninggal. Mengapa perdarahan pembuluh darah otak bisa menyerang Gayatri yang masih belia?

Kasus yang terjadi pada Gayatri adalah bentuk stroke hemoragik. Stroke ini terjadi ketika pembuluh darah di otak mengalami kebocoran atau pecah. Akibatnya darah akan memenuhi area otak dan meningkatkan tekanan di dalamnya. Kejadian tersebut biasa diikuti dengan kematian jaringan saraf. Inilah yang kerap disebut perdarahan intraserebral.

Kebanyakan, stroke hemoragik timbul akibat perdarahan yang muncul di rongga antara permukaan otak dan tulang tengkorak. Ini salah satu bentuk stroke hemoragik yang disebut perdarahan subaraknoid. Kejadian terjadi sangat spontan. Awalnya pembuluh darah otak membesar seperti balon lalu pecah (aneurisma).

Namun, dapat pula pecahnya pembuluh darah akibat kelainan dari pembuluh itu sendiri yang disebut arterio venous malformation/AVM. Baik aneurisma maupun AVM dapat dipantau dengan alat CT scan, MRI, atau angiography. Gejala khas tidak muncul dari keduanya, hanya saja penderita kerap merasa pusing.

Kabar buruknya, jika telah mengalami pecahnya pembuluh darah otak kerap ditemui pasien mengalami kematian. Jika nyawanya masih dapat diselamatkan, kemungkinan besar dia didapati cacat permanen.

Advertisements
Ini Penyebab Pecahnya Pembuluh Darah Otak | Mas Bud | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better