Ini Penjelasan BOPI Usai Dialog dengan DPR Terkait ISL 2015

noor aman bopi, kemenpora, joko driyono, tim sembilan 2

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) merilis penjelasan setelah menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan PT Liga Indonesia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu. BOPI menegaskan, hasil dialog tersebut hanya sebatas saran yang tidak harus sepenuhnya dilakukan.

Dalam rapat tersebut, Komisi X DPR dan PT Liga Indonesia mengajukan pakta integritas yang meminta kepada BOPI untuk memberikan toleransi kepada klub-klub calon peserta Indonesia Super League (ISL) 2015 yang belum melengkapi persyaratan. Klub meminta supaya diberi tambahan waktu hingga putaran pertama kompetisi usai.

Adapun pernyataan sikap atau penjelasan BOPI terkait rapat dengan Komisi X DPR, PT Liga Indonesia, dan klub-klub ISL 2015 tersebut, termasuk mengenai pakta integritas, akan dibeberkan sebagai berikut:

  • Bahwa dalam RDPU hari ini BOPI mendengar dan mencatat semua masukan dari semua anggota Komisi X, PSSI, maupun PT Liga Indonesia.
  • Bahwa RDPU adalah rapat yang dilakukan DPR dengan perseorangan, kelompok, organisasi, atau badan swasta baik atas undangan pimpinan DPR maupun atas permintaan yang bersangkutan. Dan, perlu ditekankan di sini bahwa rapat kali ini terselenggara bukan atas permintaan maupun inisiatif BOPI.
  • Bahwa benar dalam RDPU hari ini dibuat catatan yang antara lain menekankan bahwa kick-off ISL 2015 akan dilaksanakan pada tanggal 4 April 2015 yang diikuti 18 klub dengan sejumlah catatan. Namun, bagi BOPI, catatan tersebut tidak bersifat mengikat dan hanya sebagai masukan. Keputusan mengenai rekomendasi BOPI tetap akan dibuat mengikuti prosedur dan standar yang berlaku di BOPI.
  • Bahwa benar dalam RDPU tersebut Ketua Umum BOPI Mayjen (Purn) Noor Aman membubuhkan tanda tangannya dalam Surat Pernyataan yang dibuat oleh 6 (enam) klub yang belum memenuhi persyaratan terkait masalah perpajakan, namun dalam kapasitas hanya sebagai saksi. Dan Surat Pernyataan itu, sekali lagi, tidak bersifat mengikat dan hanya menjadi masukan dalam proses pengambilan keputusan pembuatan rekomendasi BOPI.

Jakarta, 26 Maret 2015

Ketua Umum BOPI
Mayjen (Purn) Noor Aman

Advertisements
Ini Penjelasan BOPI Usai Dialog dengan DPR Terkait ISL 2015 | Olah Raga | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better