Ini Masa Depan Smartphone di Mata Pelopor Ponsel

Martin Cooper

Bagaimana masa depan smartphone di kedepannya nanti? Menurut Martin Cooper, pelopor ponsel, smartphone akan jadi pusat kontrol dari perangkat yang bisa dipakai di tubuh manusia atau wearable device. Apa maksud yang bersangkutan?

Martin Cooper merupakan orang pertama yang lakukan panggilan telepon dari telepon seluler genggam pada 3 April 1973. Di tengah kemajuan yang cukup pesat di industri seluler, ia berikan pemikiran manusia dalam karya fiksi ilmiah yang sebagian besar akan terealisasi dalam ponsel cerdas.

Smartphone dalam prediksi Martin Cooper akan jadi pusat kontrol di wearable device. Pada skenario tersebut, user tidak perlu lagi menyentuh layar ponsel guna lakukan navigasi sebab ada piranti lunak cerdas yang mengakomodir keinginan pengguna dalam mendeteksi gerakan termasuk gerakan mata.

“Tidak ada lagi yang mengambil ponsel pintar untuk melakukan panggilan,” kata dia pada The Wall Street Journal.

Selain itu, dalam bayangannya ponsel pintar di masa depan akan dibekali lebih banyak sensor. Bahkan, tidak menutup kemungkinan jika ada sensor yang bakal ditanamkan di tubuh manusia. Sensor tersebut beragam sesuai kebutuhan.

Ada yang hadir untuk melacak kebutuhan manusia seperti kebugaran dan kesehatan, yang mana sensor ini bisa hadirkan warning tentang kondisi medis akut penggunanya. Misalkan saja serangan jantung.

“Kita akan memiliki komputer yang kuat yang dapat membantu kita berpikir dan membantu kita mengingat,” lanjut Cooper.

Cooper yang kini berusia 86 tahun tinggal di San Diego, Amerika Serikat. Ia mengaku membeli ponsel terbaru selama enam bulan dan sering membeli wearable device. Terkait ponsel berukuran besar, Cooper tidak suka dengan smartphone berbodi bongsor itu.

“Orang-orang yang mendapatkan keuntungan dari ponsel besar adalah orang-orang yang memiliki masalah mata atau aplikasi yang membutuhkan layar lebar. Mereka terlihat konyol ketika Anda menempelkan ponsel ke telinga,” kata dia.

Advertisements
Ini Masa Depan Smartphone di Mata Pelopor Ponsel | Komin Putet | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better