Indonesia adalah Negara Pemilik Pesawat Kepresidenan Pertama Kali

helikopter soekarno

Di zaman perjuangan kemerdekaan Indonesia, tidak banyak pemimpin negara yang memakai helikopter untuk kendaraan dinasnya. Namun di masa Presiden Soekarno, justru Indonesia sudah menggunakannya sebagai transportasi. Helikopter kepresidenan ini bertipe Bell 4TJ yang dibeli tahun 1951. Kala itu, Presiden Amerika Serikat Dwight Eisenhower baru menggunakannya di tahun 1955.

Awal dari pembelian helikopter tersebut karena Bung Karno menyukai foto udara. Kala itu, di tahun 1920-an, sedang tren di kalangan arsitek untuk melakukan pemotretan udara. Lokasi yang kerap jadi langganan pemotretan udara adalah Kota Bandung.

Ata ide tersebut, lantas Bung Karno berkonsultasi dengan DR Sumitro Djojohadikoesoemo yang kala itu menjadi salah satu menteri di kabinet Bung Karno, beserta para menteri lain. Mereka membahas soal rencana untuk membeli helikopter yang dipakai untuk urusan kepresidenan. Salah satu latar belakang yang dikatakan Bung Karno adalah untuk memantau Jakarta dari udara dan menjadikan pesawat itu untuk prosedur pengamanan presiden.

Selanjutnya atas saran dari Wiweko Soepeno, seorang pilot yang juga pernah menjabat direktur maskapai Garuda Indonesia, sebaiknya Indonesia membeli helikopter dari Barkeley, Amerika Serikat, berjenis hiller. Sejak pembelian itu, kota Jakarta mulai ditata berdasarkan pencitraan melalui hasil foto udara. Salah satu ide Bung Karno yaitu menempatkan bunga semanggi di depan gerbang Senayan yang sekarang disebut Jembatan Semanggi.

Penyediaan fasilitas helikopter ini menjadikan Indonesia sebagai negara pertama yang punya alat transportasi udara untuk presiden. Pada 1960, Amerika Serikat menghibahkan helikopter Sirkosky. Helikopter tersebut sering digunakan untuk perjalanan Bung Karno dari Jakarta ke Bogor, dan sebaliknya.

Helikopter Bung Karno masih dapat disaksikan di Museum Angkut, Kota Batu.

Advertisements
Indonesia adalah Negara Pemilik Pesawat Kepresidenan Pertama Kali | Mas Bud | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better