Harga BBM Naik, Harga Ponsel Ikut Naik?

Smartphone

Harga BBM naik umumnya diikuti dengan kenaikan harga sejumlah produk atau barang di lintas sektor. Bisa jadi kenaikan harga BBM juga berimplikasi pada kenaikan harga ponsel. Apakah ini akan terjadi? Berikut penuturan Erajaya, satu distributor kenamaan Tanah Air.

Djatmiko Wardoyo, Marcomm Director Erajaya Group mengatakan, kenaikan harga BBM bisa saja memicu kenaikan biaya operasional. Ia menyebut pada dua hal, logistik dan transportasi. Namun, pihaknya saat ini masih lakukan perhitungan dan penyesuaian.

“Kami akan menghitung kira-kira berapa besar kenaikan ini terhadap total operational cost, dan dari sana akan diputuskan apakah akan ada penyesuaian terhadap harga jual device atau tidak,” tandasnya.

Sebagai satu distributor ponsel kelas atas Indonesia, Erajaya tentu miliki perhitungan sendiri atas imbas kebijakan kenaikan harga BBM. Dengan adanya kenaikan itu maka biaya operasional perusahaan akan dihitung ulang.

Tim business development, kata Djatmiko, sedang menghitung kira-kira dampaknya akan seberapa besar terhadap operasional secara keseluruhan. Selepas hasilnya keluar maka bisa diputuskan dampaknya pada harga jual. Ia mengatakan keputusan naik atau tidaknya harga akan diputuskan antara dua hingga tiga minggu ke depan.

Sedianya harga BBM yang naik Rp 2.000 per liter memang tidak terlalu signifikan. Namun yang paling berimbas dari naiknya harga BBM adalah trasportasi dan distribusi. Sehingga, ada banyak hal yang harus diperhitungkan.

“Pemilik brand (principal) juga pasti akan berhitung ulang untuk penyesuaian di segala hal. Dan itu bakal jadi pertimbangan lagi oleh distributor saat menentukan harga jual,” imbuhnya.

Advertisements
Harga BBM Naik, Harga Ponsel Ikut Naik? | Komin Putet | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better