Fitur Telepon WhatsApp Jadi Kontroversi di Uni Emirat Arab

WhatsApp

Fitur voice calls WhatsApp menjadi kontroversi di Uni Emirat Arab. Diketahui sebelumnya jika platform pesan instan tersebut sedang melakukan uji coba di wilayah Timur Tengah itu. Mengapa fitur telepon gratis dari WhatsApp tersebut menjadi kontroversi?

WhatsApp memiliki fitur baru yang memungkinkan penggunanya untuk melakukan panggilan suara melalaui VoIP. Sejumlah pengujian telah dilakukan dan segelintir pengguna terbatas beruntung bisa mencicipinya. Mereka yang telah mencoba bisa mengundang telan lain untuk menikmati fitur itu.

Akan tetapi, ini menjadi berbeda di Uni Emirat Arab. Sebab, panggilan suara melalui internet masih jadi polemik. Lisensi khusus hanya diberikan bagi perusahaan khusus yang bisa memanfaatkan akses VoIP pada penggunanya.

“Layanan VoIP masih hak prerogatif penyedia yang berlisensi, hanya mereka yang berhak untuk memberikan layanan tersebut melalui jaringan mereka,” ujar otoritas regulasi telekomunikasi setempat (TRA) dalam satu pernyataan tertulis.

Dengan regulasi yang demikian maka semestinya apabila ada perusahaan yang menawarkan layanan VoIP seperti WhatsApp mereka wajib bekerjasama dengan perusahaan berlisensi. Apabila aturan ini dilanggar maka fitur tersebut bisa diblokir.

Fitur telepon gratis WhatsApp juga terancam di Indona. Bharti Airtel menilai jika layanan ini bisa memberikan dampak buruk pada bisnis mereka. Voice calls dari WhatsApp sedianya terlambat dilepas mengingat kini layanan pesan instan lain sudah memiliki fitur tersebut jauh-jauh hari sebelumnya.

Advertisements
Fitur Telepon WhatsApp Jadi Kontroversi di Uni Emirat Arab | Komin Putet | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better