FB Komunitas Anti Islam Kian Meresahkan, Kemenkominfo Angkat Tangan

Facebook

Gaduh FB ‘Komunitas Anti Islam’ kian meresahkan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) justru angkat tangan. Menurut mereka, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk memblokir akun yang mengandung SARA.

“Beda halnya kalau pornografi. Kalau pornografi bisa langsung diblokir,” terang Kepala Humas Kemkominfo, Ismail Cawidu.

Ditambahkan olehnya, SARA tidak ada di undang-undang yang secara langsung bisa diblokir meski harus segera ditangani. Ia membandingkan dengan apa yang terjadi pada ISIS.

“Video ISIS kan baru ditutup setelah ada aduan dari Menkopolhukam,” imbuhnya.

Apabila ada akun yang mengandung SARA maka harus melalui pengaduan yang dilakukan oleh pihak yang merasa dirugikan. Sebab, hal tersebut bisa dituntut sesuai Pasal 28 ayat (22) UU ITE yakni menyebarkan informasi yang mengandung SARA.

Sementara untuk akunnya sendiri, bisa diadukan ke Kemenkominfo untuk dilakukan pemblokiran. Namun, itu bisa terjadi bila ada pengaduan. SARA, kata Ismail, bersifat subjektif. Kemenkominfo tidak diberi wewenang untuk menutup akun sebelum ada pihak yang mengadukan.

Ia juga mempersilahkan masyarakat untuk sampaikan masukan ke pemerintah perihal masalah ini. Terkait undang-undang, ia mencontohkan, UU ITE jika ingin diubah, warga bisa usulkan itu.

“Prosedurnya seperti itu. Kan tidak serta merta pemerintah langsung menutup setiap akun yang berbau SARA. Siapa yang mengatakan itu SARA? Kalau ada lembaga resmi seperti Kemenag kemudian diadukan, bisa kita tutup,” tandas Cawidu.

Advertisements
FB Komunitas Anti Islam Kian Meresahkan, Kemenkominfo Angkat Tangan | Pendi Dikan | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better