DPR Berharap Presiden Jokowi Peringatkan Kemenpora & BOPI

BOPI DPR Fahri Hamzah PT Liga Indonesia PSSI Kemenpora

Komisi X DPR-RI berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tangan untuk memperingatkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) agar tidak lagi mencampuri urusan persepakbolaan di tanah air. Hal tersebut perlu dilakukan supaya Indonesia tidak terkena sanksi dari konfederasi sepakbola dunia FIFA.

“Sejak Desember 2014 sampai April 2015, Komisi X sudah berulang kali mengingatkan, memfasilitasi pertemuan hingga membantu mencari jalan tengah antara Menpora/ BOPI versus PSSI/ PT. Liga Indonesia. Hal ini, semata-mata agar kegaduhan tidak berlarut-larut dan membawa mundurnya persepakbolaan nasional,” ujar Anggota Komisi X DPR-RI, Kresna Dewanata, di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Harus diingat, olahraga merupakan salah satu pemersatu bangsa dan menumbuhkan nasionalisme. Publik sudah penat dengan kegaduhan Politik. Sepak bola yang semestinya menghibur rakyat, juga ikutan gaduh,’ tambahnya.

“Kami minta, Presiden Jokowi turun tangan sebelum sanksi FIFA benar-benar terjadi,” harap Kresna Dewanata.

Seperti dikabarkan sebelumnya, FIFA telah mengirimkan surat peringatan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi agar tidak melakukan intervensi terhadap PSSI dan PT Liga Indonesia terkait kompetisi Indonesia Super League (ISL) atau QNB League 2015 jika tidak ingin dijatuhi sanksi

“Kami dengan hormat meminta lembaga Anda (Menpora) dan / atau BOPI menahan diri dengan tidak mengganggu urusan PSSI dan memungkinkan PSSI untuk memenuhi kewajibannya sebagai anggota FIFA. Jika gagal mematuhi hal tersebut, maka kami tidak punya pilihan untuk melakukan hal yang mengacu kepada FIFA dan memungkinkan sanksi bagi PSSI,” demikian petikan isi surat FIFA.

Advertisements
DPR Berharap Presiden Jokowi Peringatkan Kemenpora & BOPI | Olah Raga | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better