Bulu Ketiak Baiknya Dicukur Atau Dicabut?

bulu ketiak

Bulu ketiak memang tak terlalu tampak di pandangan orang lain, kecuali Anda memiliki kebiasaan menggunakan busana ‘you can see’. Walau demikian, melakukan perawatan bagian ketiak dengan menghilangkan bulu-bulu di wilayah tersebut juga tak salah kok. Apalagi sebagian besar wanita menyukai ketiak yang bersih dan putih, sebab tampak lebih terawat.

Bagaimana cara menghilangkan bulu ketiak yang aman? Sebagian orang memilih mencabut bulu-bulu halus tersebut dengan alat penjepit. Namun dikatakan oleh dokter kulit di EDMO clinic Jakarta Selatan, dr Eddy Karta, SpKK, mencabut bulu ketiak dapat membuat folikel atau kantong rambut rusak.

Mencabut juga dapat meninggalkan lubang di pori kulit, yang menjadi pintu masuk bagi kuman untuk masuk. Jika dilakukan terlalu kasar, permukaan pori pun bisa terluka. Apalagi bila mencabut bulu dilakukan serentak lebih dari 1 helai.

Keuntungannya memang rambut akan lebih lama tumbuh kembali. Namun saat tumbuh dapat terjadi in grown hair atau rambut tumbuh ke dalam.

“Mencabut memiliki risiko lebih tinggi untuk terjadinya in grown hair, atau rambut yang tumbuh ke dalam sehingga menyebabkan ketiak menjadi tidak rata dan sering terjadi infeksi,” kata dr Eddy.

Lebih disarankan mencukur bulu ketiak memakai alat seperti gunting yang tajam. Ini tak menimbulkan efek negatif, juga tak menimbulkan luka di permukaan kulit. Hanya saja, bulu yang tumbuh nantinya akan lebih tebal di bagian ujung, dan cukup membuat gatal bila terkena permukaan kulit.

Ada lagi satu cara yang disarankan, yakni menggunakan waxing. Cairan lilin yang digunakan mencabut bulu ketiak akan membuat akar rambut tak lagi menumbuhkan bulu, sehingga ketiak akan bersih lebih lama.

Advertisements
Bulu Ketiak Baiknya Dicukur Atau Dicabut? | Mas Bud | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better