Awas, Jangan Makan Sate Terlalu Sering

sate

Sate adalah makanan lezat khas Indonesia yang diolah dengan cara dibakar. Selain sate, baik itu sate kambing atau sate ayam, juga ikan bakar dan ayam bakar adalah makanan yang tak dianjurkan untuk dikonsumsi terlalu sering.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa makanan yang diolah dengan cara dibakar tak boleh dikonsumsi berlebihan. Saat bahan makanan dibakar, apalagi yang terdiri dari daging, maka struktur proteinnya akan berubah.

Demikian pula DNA atau inti sel dari bahan bakarnya, misalnya kayu bakar atau arang. Jika DNA bahan bakar itu meresap ke daging, maka bagian yang gosong terbakar berbahaya jika dikonsumsi.

“Memasak makanan dengan dibakar sampai gosong dapat mengubah struktur protein dan DNA atau inti sel bahan bakar yang dibakar,” terang dokter Widya Murni.

Dokter Widya Murni dan dokter Phaidon menuliskan hal tersebut di buku Rahasia Terkini Sehat Awet Muda.

Temperatur dalam bakaran juga sangat tinggi, sehingga merusak struktur dari protein. Ini dapat memicu terjadinya kanker payudara bagi pria dan wanita. Hasil penelitian dari The Iowa Women’s Health Study yang menemukan hal tersebut.

Dalam studi tersebut diungkap bahwa perempuan yang makan daging bakar matang hingga menjelang gosong, resiko kena kanker payudara nya meningkat hingga 4,6 kali ketimbang wanita yang makan daging setengah matang.

Pada buku tersebut juga dikatakan bahwa untuk mengurangi resiko kanker, maka tambahkan rempah-rempah dengan kandungan antioksidan tinggi saat memasak daging tersebut. Atau konsumsi beberapa jenis sayur hijau dan buah dengan antioksidan tinggi.

Ini akan membantu membersihkan perut dari sisa daging atau kandungan karsinogen di dalam pencernaan.

Advertisements
Awas, Jangan Makan Sate Terlalu Sering | Mas Bud | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better