Akibat Status FB Komplain Suara Takbiran, Mahasiswa Ditangkap

Takbir

Jengah mendengar suara takbir yang dianggap berisik, satu mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Palu menulis status di media sosial FB. Tak disangka, keluhannya akan gema takbir Idul Adha beberapa waktu lalu itu berbuah petaka. Pada Senin (6/10) lalu, ia ditangkap atas bukti yang kuat.

Mahasiswa berinisial IW tersebut tidak mengira jika statusnya beredar luas di masyarakat. Tak hanya tersebar viral, bahkan ada warga yang melaporkan ke polisi. Alhasil, pria berusia 22 tahun tersebut ditetapkan menjadi tersangka.

Sedianya apa yang dilakukan IW tidak bermaksud untuk melecehkan agama tertentu. Demikian keterangan juru bicara Polda Sulawesi Tengah AKBP Utoro Saputro pada Antara dikutip Merdeka Kamis (9/10). IW juga tidak mengetahui apabila perbuatannya di jagat maya berbuntut panjang hingga ke kasus hukum.

“Mungkin dia hanya merasa terganggu, dan meluapkan keluh kesah di media sosial,” penjelasan Utoro.

Ia melanjutkan, aksi IW tidak sesuai pada koridor terkait ‘tempat’ di mana dia berkeluh kesah. Jika ia mengumpat di kamar mandi, kata Utoro, pasti tidak akan ditangkap. Meski berbeda porsinya, kasus ini mengingatkan kita tentang apa yang terjadi di Yogyakarta dan Bandung.

Keluarga IW telah meminta maaf dan berjanji tidak akan melakukan lagi hal tersebut. Meski demikian, proses hukum yang tengah berlangsung pada kasus tersebut tetap akan berjalan. IW dianggap melanggar Undang-Undang Informasi Teknologi dan pasal 156 KUHP karena statusnya di media sosial dinilai bisa mengajak permusuhan di depan umum.

Advertisements
Akibat Status FB Komplain Suara Takbiran, Mahasiswa Ditangkap | Pendi Dikan | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better